Tentang Kitab Kejadian sampai dengan Kitab Ulangan

Kitab Kejadian

Kitab Kejadian memang merupakan salah satu kitab yang paling banyak diperdebatkan dalam Alkitab. Mulai dari siap penulisnya, kapan waktu penulisannya hingga kepada kebenaran isinya. Sebagian besar orang Kristen dan Yudaisme percaya bahwa kitab tersebut ditulis oleh Musa, yang berarti waktu penulisannya adalah sekitar 1400 SM. Namun belakangan, para teolog dan ilmuwan liberal menyatakan bahwa kitab ini ditulis pada sekitar tahun 650 SM, ketika bangsa Israel tengah berada di pembuangan di Babel. Kitab Kejadian menceritakan tentang pembentukan dunia berserta isinya termasuk juga manusia, yang dulu manusia segambar dan seruba dengan Allah namun karena rasa keingin tahuan akan buah baik dan benar akhirnya manusia masuk kedalam dosa. Di Kitab ini juga menceritakan kehidupan manusia di bumi untuk berusaha hidup. Setelah manusia jatuh kedalam dosa, Allah berfirman kepada Nuh untuk membuat bahtera dan mengempulkan sepasang hewan (jantan dan betina) yang berbeda jenis. Di sana mulanya hidup baru dari manusia. Lalu tokoh yang dikenal Bapa beriman Abraham juga tentang anaknya Ishak. Kitab kejadian menceritakan tentang kehidupan manusia yang jatuh kedalam dosa, tentang Nuh yang dipanggil oleh Allah untuk menyelamatkan keluarga serta hewan yang di kumpulkan, lalu kerelaan Abraham untuk mempersembahkan anaknya namun Allah memberikan anak domba, hingga kejadian Yusuf sang alih mimpi dan di anggak menjadi raja di mesir. Semuanya menceritakan awal mulanya manusia hidup.

 

Kitab Keluaran

Kitab Keluaran merupakan buku kedua kitab Taurat Musa dan urutan kedua dalam kanon Perjanjian Lama atau Tanakh. Dalam bahasa Ibrani kitab ini disebut Shemoth dari kata-kata pertama Ve-eleh shemoth. Sedangkan dalam beberapa bahasa Eropa, disebut dengan nama Exodus. Kata ini diambil dari terjemahan bahasa Latin Santo Hieronimus yang mengambilnya dari Septuaginta, terjemahan bahasa Yunani. Ini artinya adalah “keluaran”, dan terutama “keluaran” bangsa Yahudi dari tanah Mesir, di mana mereka diperbudak. Tokoh utama dalam kitab ini adalah Musa, orang yang dipilih Tuhan untuk memimpin umat-Nya keluar dari Mesir. Bagian yang paling terkenal dari buku ini ialah daftar Sepuluh Perintah Allah. Kitab Keluaran bercerita tentang manusia yang diperbudak oleh Firaun mesir yang dikeluarkan oleh Allah dengan mengunakan Musa sebagai hambanya. Kitab Keluaran hanya bercerita tentang proses pembebasan bangsa yahudi dan proses mereka hidup dipadang gurun hingga musa meninggal sebelum sampai di tanah perjanjian.

 

 

Kitab Imamat

Kitab Imamat adalah bagian dari kitab Taurat.

Dalam beberapa bahasa di daratan Eropa, kitab ini disebut Leviticus, yang diambil dari bahasa Latin Liber Leviticus dari bahasa Yunani. Dalam bahasa Ibrani, kitab ketiga dari Taurat ini disebut wayyiqra yang artinya adalah “Maka dipanggil-Nya/Ia memanggil”(Imamat 1:1). Kalimat wayyiqra adalah kalimat pertama dalam kitab Imamat. Kitab ini berisi peraturan-peraturan untuk ibadat dan upacara-upacara agama bangsa Israel di zaman dahulu. Juga untuk para imam (kaum Lewi) yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya. Yang menjadi pokok dalam buku ini ialah kesucian Tuhan, dan bagaimana manusia harus hidup dan beribadat supaya tetap mempunyai hubungan baik dengan Yahwe, Tuhan Israel. Tokoh utama dalam kitab ini adalah Harun, seorang dari Suku Lewi. Tugas keimaman yang dilukiskan dalam kitab ini terbatas pada putra-putranya. Kepada mereka diberikan tugas untuk melaksanakan pelayanan imam. Isi dari kitab ini merupakan penyataan ilahi yang diberikan di Sinai pada zaman MusaKitab ini berisi rincian tentang peraturan-peraturan dalam ibadat dan upacara-upacara agama bangsa Israel di zaman dahulu. Juga untuk para imam (kaum Lewi) yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya. Kitab ini menjadi petunjuk untuk bangsa imam dan wakil-wakil mereka, yaitu para imam. Petunjuk tersebut menyangkut tentang ibadat dan upacara, sikap yang harus dipelihara oleh umat Allah jika mereka ingin adanya persekutuan yang tak terputus dengan-Nya, kekudusan Tuhan, bagaimana manusia harus hidup dan beribadat (supaya tetap mempunyai hubungan baik dengan Yahwe), menjadi pokok dalam kitab ini. Tema inti dari Kitab Imamat ini dapat diungkapkan melalui istilah kekudusan (qodesy) dan kudus (qadosy) (Lihat Im. 19:2).    * Imamat 1-7 Kurban dan Upacara. Bangsa Israel memelihara upacara tradisional yang mereka warisi dari nenek moyang mereka, seperti persembahan hewan dan kemudian dilengkapi dengan sejumlah upacara baru yang diadakan pada masa kemudian, sewaktu Israel telah mengenal pertanian dan menetap di Palestina (seperti: persembahan hasil bumi). Upacara tersebut juga tercampur dengan upacara bangsa-bangsa tetangga, seperti Kanaan, Asyur-Babel dan Mesir, sejak [[zaman Musa] maupun sesudahnya. Kesemuanya itu diseleksi dan dijiwai semangat iman dan disesuikan dengan hukum yang ditetapkan oleh Musa. Dalam Im. 1-3 dijelaskan ada tiga macam korban, yaitu: ola atau kurban bakaran, mincha atau kurban makanan dan sjelim atau kurban keselamatan. Pasal 4:1-6:7, memberikan pembagian lain, yaitu chattat atau kurban dosa dan asjam atau kurban kesalahan. Pada pasal 6:8-7:38 memberi petunjuk kepada imam bagaimana memberi kurban bakaran, makanan, dosa, dan kurban keselamatan yang harus dipersembahkan dan bagian mana dari kurban tersebut yang menjadi hak imam.

 

Kitab Bilangan

Kitab Bilangan merupakan Kitab yang membahas tentang ukuran dari suatu kasta, misalnya saat Nuh membuat bahtera. Kitab bilanganlah yang membahas ukuran panjang, leber dan tinggi. Serta dapat mengklasifikasikan suatu golongan dengan golongan lain. Kitab bilangan merupakan kitab permulaan suatu ukurun di masa itu di dalam Alkitab.

 

Kitab Ulangan

Kitab ulangan adalah kitab perulangan dari kitab kejadian sampai kitab bilangan. Istilah lainnya disebut kitab rangkuman dari kitab-kitab sebelumnya. Fungsi kitab ulangan sendiri untuk memberikan ingatan pada jemaatnya tentang peristiwa yang terjadi di kitab sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: